Untittled



Seberapa sulit tidur tak sama dengan seberapa sulit melupakan.Kedua hal tersebut selalu bersinggungan ketika malam datang.Sehari penuh menjalani aktifitas dengan berbagai hal yang bisa melupakan segala sesuatu,namun ujung malam hari selalu menyimpan sebuah rasa penasaran yang sulit untuk dilupakan.Teringat akan hal yang membuat perasaan selalu menyimpan perasaan penasaran,,pernahkah sebuah harapan dipersalahkan karena kurangnya sikap terhadap suatu keadaan yang seharusnya diperlakukan dengan baik dan memperlakukan sebuah kesempatan tersebut dengan baik.Mungkin benar sebuah pepatah yang berkata bahwa ''kamu mungkin bisa bersantai namun waktu tak kan bisa menunggumu bersantai".Pepatah tersebut mempunyai maksud secara gamblang bahwa sedikit apapun waktu yang kau punya itulah mungkin yang menjadi waktu penentumu.

Senang sekali rasanya ketika pertama kali bertemu denganmu.Tak pernah terbayang untuk benar-benar ingin mengenalmu dengan mengunjungi kota mu menuntut ilmu.Berbincang berbagai hal dari yang tak begitu penting sampai hal yang memang tak penting tak masalah bagiku semua terasa menyenangkan.Mungkin akan berbeda jika berbicara tak penting dengan orang lain hal tersebut terasa akan membuang waktu namun ini lah yang membuat kau berbeda dengan makhluk-makhluk lain.Kesan pertama ketika berbincang dengannya adalah dapat disimpulkan sementara bahwa kamu merupakan pribadi yang polos.Selalu diiringi seperti senyuman bukan seperti tapi memang senyuman begitulah pandangan kepada dia.Sosok yang tertutup menggunakan pakaian dengan menggunakan busana muslim yang seharusnya.Setelah pertemuan tersebut memejamkan mata untuk tidur pun menjadi hal yang sulit.Perasaan untuk kembali berbincang dan melihat senyumnya sembari menikmati lesung pipit yang muncul ketika tersenyum.Pagi pun datang ketika kau menawari untuk pulang bersama di kota kita berasal.Dengan senang hati dan tanpa pikir panjang meng IYA kan adalah hal yang paling tepat.Kita kembali berbincang akan hal-hal yang sebenarnya hampir sama dengan tadi malam.Perasaan yang sangat nyaman ketika bisa memperhatikanmu dari dekat.Setelah pulang di kota kami berasala pun kami sempat makan bersama dan saling berkomunikasi.

Beberapa minggu setelahnya akhirnya seorangyang selama ini menjadi pembeda terasa semakin menjauh dan sampailah ke titik bahwa kita seperti tak mungkin bertemu lagi.Titik dimana kau telah "diamankan" oleh orang lain.Seperti yang ditulis di paragraf pertama apakah bisa sebuah waktu memberi kesempatan lagi untuk seorang yang terlalu bersantai dengannya.Jawabannya tidak bisa,Waktu selalu berjalan selalu dengan bengisnya.Namun harapan untuk waktu selalu ada semoga waktu bisa memberi kesempatan untuk hanya SEKEDAR bertemu kembali tanpa harus mengaharap dengannya entah itu bertemu suatu kebetulan atau di sebuah cafe atau tempat dimana kita janjian terlebih dahulu sebelumnya..Aamiin.

Ekspedisi Lawu



Saya masih sedikit-sedikit teringat ketika terakhir menulis di blog ini ketikadi bulan agustus sekitar 6 bulan yang lalu bukan sekitar tapi memang tepat 6 bulan yang lalu dengan bahasan topik tentang hiburang musik.Dengan tulisan yang berjudul lagu-lagu  patah hati yang sebenarnya memang sesuai dengan suasani hati yang nulis saat itu.Tapi ya sudahlah  sudah 6 bulan yang lalu sekarang saatnya kembali nge-blog dengan bahasan tentang hobi baru saya yaitu 'Mendaki Gunung'.Well sebenernya sih tulisan ini nggak update sama kejadian ketika saya pertama kali mendaki.

       Persiapan dimulai jauh jauh hari ,,bukan persiapan sih sebenernya tapi lebih ke rencana,,, yang sudah sekitar 1 bulan sebelum keberangkat.Berlatar di ruang perkuliahan saya dan kedua teman saya berbincang di kursi belakang ruang perkuliahan dan salah satu teman nyletuk ingin naik gunung dan yang dipilih adalah gunung lawu.Dan saya mengiyakan kalau saya akan ikut.Singkat cerita untuk intermezzo ada seorang teman yang sudah menggebor-gemborkan ingin ikut tapi ketika itu tiba-tiba membatalkan niatnya karenatakut jatuh sakit karena mau UAS ngeles nya sih gitu.Sebut saja namanya Ahmad Muhlis dan memang dia nggak jadi berangkat.

         Gunung Lawu sendiri merupakan gunung yang terletak di 2 Kabupaten di Jateng dan 2 Kabupaten di Jatim.Kabupaten Karanganyar dan Wonogiri mewakili Jateng dan Kabupaten Magetan dan Ngawi mewakili Jatim.Udah segitu saja  saya menjelaskan tentang letak geografisnya untuk masalah bujur,lintang batas utara selatan timur yang berhubungan tentang koordinat saya nggak ada kapasitas untuk menulisnya dan emang males.

      Waduh kebanyakan basa-basi nih yang nulis.Oke gapapa Perlu di ingat saya nulis ini sebenarnya bukan menginfokan gimana-gimana buat kesana terus harus lewat jalur mana yang enak,,saya tegaskan NGGAK,,saya cuma coba nulis pengalaman saya ketika kesana bersama 9 orang teman.Pertama-tama kita berkumpul di salah satu rumah kos teman saya dan seperti orang Indonesia pada umumnya jam karet merupakan budaya yang sudah mengakar,,dibilang kumpul jam 10 tapi baru kumpul semua sekitar jam 12 itu sudah BIASA !!!tada tips ketika mau mendaki ke gunung lawu jalur pendakian Cemoro Sewu persiapkan air minum yang mumuni karena mata air akan ditemukan ketika sampai pos 5,,dengan perbekalan yang sudah lengkap kami pun berangkat pada pukul 1 Siang dari Condong Catur,Depok,Sleman,Daerah Istimewa Yogyakarta kami berangkat saling berboncengan dengan menggunakan 5 motor.
 Perjalanan untuk mencapai Cemoro Sewu ,,ohh yaa perlu diketahui Cemoro sewu merupakan jalur pendakian Gunung Lawu yang terletak di  Kabupaten Magetan Jatim,perjalanan yang ditempuh mencapai 3 sampai 4 jam dengan ada rentang istirahat setengah jam ketika kami dan rombongan sampai di Solo.Sebelum mencapai Cemoro Sewu anda akan melewati Klaten terus Solo,Karanganyar dan melewati pintu masuk wisata Tawangmangu,Kami sampai di Cemoro Sewu sekitar jam 5 sore dilanjutkan dengan mengisi perut di tempat kami menitipkan sepeda motor kami.

      Setelah semua perut anggota tim ekspedisi telah terisi kami pun memutuskan untuk berangkat pukul 7 malam dengan tiket masuk ke Gunung Lawu kalau tidak salah 5000 rupiah per orang.Perjalanan dari pintu masuk ke pos 1 terbilang masih mudah dengan medan yang landai dengan memakan waktu sekitar 2 jam perjalanan karena beberapa pendaki pemula saya dan teman yang merupakan pendaki pemula pus sering istirahat dan duduk ketika capek.Sebenarnya tipsnya mendaki gunung adalah ketika capek jangan duduk tetapi cukup diem dan ambil napas lalu jalan lagi kecuali kalau memang fisik nya sudah nggak karuan tetapi saran saya begitu cukup ambil napas saja jangan terlalu banyak duduk.

       Perjalanan pos 1 ke pos 2 pun hampir sama medannya dengan perjalanan antara pintu masuk ke pos 1.Perjalanan mulai berat ketika akan menuju ke pos 3 dengan medan lumayan berat dan angin malam yang berhembus sangat kencang membuat perjalanan menjadi semakin menantang.Nah dari Pos 3 inilah medan yang benar-benar begitu berat pendaki harus menggunakan teknik pendakian scrambling atau merangkat untuk melewati track menuju pos 4 dengan medan bebatuan.Sekitar pukul 01.00 wib dinihari kami pun memutuskan untuk tidur di posisi hampir pos 4 karena fisik dan hawa dingin yang sangat menguras energi.Rencana untuk melihat sunrise pun gagal karena kami bangun disaat matahari sudah bangun terlebih dahulu dari kami,,kami bangun pukul 5.30.Setelah kami bangun ternyata ada 2 teman kami yang tertinggal di pos 3 saya dan salah satu teman saya Faisal pun menyusul  teman saya yang bernama Janu eh ternyata eh ternyata mereka berdua sudah tidur diatas posisi kita ketika saya tidur,hanya sekitar 20 m mungkin dari tempat saya istirahat.Ketika sampai pos 4 saya dan ketiga teman saya beristirahat sambil memasak mie instan untuk mengisi perut sedangkan teman yang lain sudah berjalan ke pos 5.
Setelah selasai makan dan beres-beres kami berempat mulai berangkat menuju pos selanjutnya dengan tujuan yang kami tuju adalah warung mbok iyem yang ada di puncak hargo dalem.Warung ini sangat unik karena jarang sekali bahkan nggak ada sama sekali di gunung Indonesia menurut sepengetahuan saya di ketingiian 3000 mdpl terdapat warung yang berjualan macam lotek nasi mie instan,kopi etc warung ini cukup besar.Disana ada  kami berempat bertemu dengan 2 teman lainnya sedangkan 4 teman lainnya dikabarkan sudah muncak.Akhirnya kami bersama-sama mencapai puncak pukul 10.00 WIB.